CATERING RUMAHAN PELUANG JADI JUTAWAN

MODAL MINIM HASIL TIDAK KALENG-KALENG


Usaha katering memang sangat menggiurkan,terlebih sekarang masyakat mayoritas sibuk semua baik

 suami,istri. Rata-rata semua ingin punya penghasilan sendiri, terlebih masyarakat sekarang maunya

 praktis dan tidak mau ribet. Dari sinilah usaha katering sangat bagus untuk dijalankan

 sebagai peluang usaha yang sangat menggiurkan. kita tidak usah membayangkan modal yang fantastis

 karena disini sobat BS(berdaya sukses) kita akan analisa modal yang minim. Pripsipnya adalah

 ketekunan kerja keras sebab KITA PERINTIS BUKAN PEWARIS. oke langsung saja kita bahas

 mengenai usaha katering ,yuk mari kita simak... 


Bisnis katering rumahan target pasarnya adalah rumah tangga, anak kos, karyawan, pesanan nasi

kotak, nasi tumpeng, dan lainnya. Berikut analisa bisnisnya sebelum memulai bisnis

katering rumahan. 

Bisnis katering rumahan memiliki peluang untuk meraup keuntungan besar. Pasalnya, kini kebiasaan orang

dalam memenuhi kebutuhan perutnya sudah berubah. Dulu sebagian besar rumah tangga rutin memasak

setiap hari di rumah. Kini, sebaliknya. Kebanyakan pasangan dan lajang lebih suka beli makanan di luar

melalui groub fb,groub di washaap lingkungan rumah,Go Food, Grab Food, Shopee Food dll.

Alasannya karena dari segi kepraktisan dan biaya, lebih murah beli makanan jadi atau berlangganan

catering. Diskon, variasi menu, dan kelezatan menjadi pertimbangannya,  dibandingkan masak sendiri di

rumah. Oleh karena itu, bisnis katering rumahan memiliki peluang yang bagus.


RINCIAN MODAL DAN ESTIMASI KEUNTUNGAN YANG DIDAPATKAN


usaha katering rumahan dapat dimulai dengan modal kecil. Dengan menggunakan dapur rumah dan

peralatan masak yang ada yang dimiliki setiap rumah tangga jadi bisa menekan biaya modal awal, usaha

rumahan ini bisa dimulai. Perhitungannya adalah sebagai berikut : 

Biaya Estimasi Operasional Bulanan

  • Bahan makanan Rp 100.000 x 30 hari = Rp 3.000.000
  • Gas 3 kg @ Rp 20.000 x 10 tabung = Rp 200.000 
  • Gaji karyawan = Rp 1.500.000
  • Transportasi = Rp 300.000
  • Listrik dan air = Rp 500.000
  • Promosi = Rp 500.000 
  • Lain-lain = Rp 500.000 
  • Jumlah = Rp 6.500.000 

Hasil Penjualan Bulanan

  • Diasumsikan hasil penjualan setiap harinya adalah 30 porsi x Rp 15.000 (harga per porsi) = Rp 450.000 
  • Maka dalam satu bulan hasil penjualan rata-rata adalah Rp450.000 x 30 hari = Rp13.500.000

Keuntungan dalam satu Tahun 

  • Dalam satu tahun jika hasil sama penjualnya Rp.13.500.000 x 12 bulan = Rp 162.000.000
  • Hasil penjualan -  Biaya operasional = Keuntungan 
  • Rp 162.000.000 -  Rp 78.000.000 = Rp 84.000.000 


Analisa bisnis katering rumahan ini merupakan suatu contoh mengenai komponen biaya dan cara

mendapatkan keuntungan dari bisnis tersebut dengan kondisi pejualan sama terus menerus. Sementara

mengenai nilai harganya  tergantung daerah masing-masing.

Biaya promosi tetap dianggarkan, namun mungkin bisa besar nilainya di awal mula bisnis katering rumahan

berjalan, lalu kemudian semakin mengecil di bulan-bulan selanjutnya. 

Sebaliknya, hasil penjualan diharapkan dapat meningkat dari bulan ke bulan sejalan dengan semakin

dikenalnya rasa dan kualitas makanan di dalam bisnis katering rumahan Anda. 

Pentingnya membuat analisis bisnis adalah agar Anda mempunyai perencanaan, riset dan survei,

memperkirakan atau memprediksi serta mengevaluasi kegiatan bisnis kuliner rumahan.  Meskipun dimulai

dari skala kecil, namun analisa usaha tetap perlu dilakukan. Hal itu bermanfaat agar Anda dapat

menghindari segala kemungkinan buruk yang terjadi saat bisnis sedang dijalankan. Usaha apapun, pasti

punya resikonya masing-masing.


LANGKAH-LANGKAH USAHA KATERING RUMAHAN

1. Survei Harga Termurah untuk Bahan Makanan


Bisnis katering rumahan dapat dimulai setelah Anda melakukan survei harga biaya operasional. Dari

analisa bisnis di atas, terlihat bahwa komponen biaya terbesar berasal dari biaya bahan makanan. Oleh

karenanya, Anda perlu mendapatkan harga pemasok bahan makanan yang berkualitas tapi termurah di

kelasnya. Karena Anda akan berbelanja rutin setiap hari, mungkin Anda bisa meminta harga grosir atau

harga barang diantar sampai ke rumah sehingga menghemat biaya transportasi. Dengan menekan biaya

operasional harian maka potensi keuntungan Anda akan meningkat.

2. Survei Harga Menu Bisnis Katering Rumahan di Sekitar Anda



Penting bagi pemula di bisnis katering rumahan untuk memberikan harga menu katering yang terbaik.

Terbaik bukan berarti termurah, namun juga bukanlah yang termahal. Jadi, harga di tengah-tengahnya. 

Harga yang sesuai dengan kondisi pasar dan kualitas menu tentu saja akan dapat memikat calon

pelanggan untuk mencoba menu katering rumahan Anda.  Oleh karena itu, lakukan survei harga katering

rumahan yang ada di sekitar Anda, setidaknya dalam radius +-2 km dari dapur Anda. Untuk memastikan

anda tidak salah memang harga pada setiap menu yang anda tawarkan.

3. Tentukan Target Market Bisnis 

Perumahan
Kos kosan

Bisnis katering rumahan, sebagaimana disampaikan di awal artikel ini,  target pasarnya adalah rumah

tangga, anak kos, karyawan, pesanan nasi kotak, nasi tumpeng, dan lainnya. Dengan membuat target

market yang jelas maka akan semakin terang bagi Anda dalam menentukan harga menu atau paket

catering yang akan Anda jual kepada calon pelanggan. 

Sebagai contoh misalkan lingkungan di sekitar lokasi dapur bisnis katering rumahan Anda dihuni oleh

mahasiswa atau buruh pabrik usia remaja maka mereka bisa Anda targetkan sebagai target market bisnis

kuliner katering rumahan. Variasi menu setiap hari, paket hemat, diskon,  tentunya akan lebih menarik

perhatian bagi kalangan usia 18-25 tahun tersebut.terlebih kalau menunya sedikit kekinian misalkan

tambah camilan takoyakhi dll.


4. Menyiapkan Modal


Setelah memperoleh gambaran yang jelas dan detail mengenai biaya operasional dan harga menu

makanan dari bisnis kuliner rumahan yang akan Anda mulai, selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah

menyiapkan modal. 


Bicara soal modal jangan terlalu focus masalah uang, akan tetapi ada aspek yang sangat penting yang

perlu diperhatikan yaitu modal mental spiritual/mental tangguh,ulet,sabar dan kerja keras. Namanya

merintis sebuah bisnis, tentunya akan Anda temukan berbagai macam kendala dilapangan setiap harinya.

Tanpa mempunyai modal mental spiritual yang kuat, Anda bisa saja kena mental sehingga akhirnya

tumbang lebih secepat, sebelum bendera bisnis katering rumahan Anda berkibar diangkasa dan dikenal

banyak orang.

Sementara itu, modal finansial yang Anda butuhkan dalam memulai usaha katering rumahan ini sebisa

mungkin berasal dari dana tabungan saja dulu. Usahakan jangan sampai pakai uang pinjaman apalagi

pinjaman yang sifatnya berbunga seperti pinjaman bank dan lain sebagainya,Sehingga Anda tidak

terbebani oleh bunga pinjaman karena meminjam dana bank dalam memulai bisnis katering rumahan. 


5. Varian Menu Katering



Salah satu faktor utama penentu keberlangsungan usaha katering adalah Menu makanan. Sebab menu

makanan yang itu-itu saja jelas akan membosankan pelanggan. Oleh karena itu, pelaku bisnis

katering rumahan sejak awal memulai bisnis ini perlu sekali untuk membuat daftar menu dalam sepekan

yang kemudian akan dirotasi dengan menu yang berbeda di pekan-pekan selanjutnya. Hal ini untuk

menghindari kejenuhan atau kebosanan pelanggan catering. Anda juga dapat memberikan beberapa

pilihan menu setiap hari kepada pelanggan, agar mereka merasa nyaman dalam berlangganan catering

rumahan Anda.


6. Cara Pembayaran dalam Berbisnis 


Perputaran uang yang lancar merupakan harapan dari semua pelaku bisnis apapun, tak terkecuali bisnis

katering rumahan. Oleh karenanya, dalam memulai bisnis katering rumahan ini Anda juga harus pandai-

pandai mengatur perputaran uang, baik uang masuk maupun uang keluar, supaya berlangsung dengan

lancar. 

Selain itu, Anda juga perlu untuk mengikuti perkembangan teknologi dalam hal pembayaran non-tunai atau

cashless. Apalagi jika target market bisnis katering rumahan Anda adalah kalangan usia muda atau

milenial. Pembayaran non tunai harus mendapatkan tempat di dalam perputaran uang di dalam bisnis

katering rumahan. Sebab jika kita kitak mengikuti perkembangan teknologi maka akan sulit untuk

berkembang bisnis kita.


7. Promosikan Bisnis di Media Sosial


Media sosial seperti whatshapp,Tiktok, Instagram, Facebook, Twitter merupakan media promosi yang

ampuh dalam pemasaran bisnis katering rumahan. Anda bisa menggunakannya sesering mungkin agar

dapat menarik perhatian para calon pelanggan. Buatlah konten-konten promosi berupa foto, gambar, dan

video yang menarik lalu upload ke media sosial bisnis kuliner rumahan Anda. Misalkan Gunakan fitur story

yang ada di whatshapp dan Facebook untuk promosi harian dari bisnis yang sedang Anda rintis ini.


8. Kemasan yang Rapih dan Menarik



Teknik mengemas makanan juga penting dalam memulai bisnis kuliner rumahan Anda. Kreativitas sangat

perlu dalam hal ini. Selain itu, faktor kebersihan dan keamanan kemasan juga perlu Anda perhatikan.

Jangan terlalu mengandalkan kemasan plastik, buatlah desain yang semanarik pelanggan walaupun

sederhana tapi terkesan indah dan menarik jika dilihatnya. Sehingga yang beli merasa percaya diri dan

terkadang mereka suka buat selfee untuk dibagi keteman mereka yang secara tidak langsung sudah

membantu marketing buat bisnis kita.



Baik, itulah ulasan mengenai bisnis katering semoga bermanfaat bagi sobat BS (berdaya sukses ) semua.

salam sukses bagi kita semua. 












Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONVEKSI TOP TIDAK ADA MATINYA

Giat Bisnis Makanan Beku

TOKOH INSPIRATIF PENGUSAHA SUKSES

Kerajinan Tangan Penghasil Uang

PELUANG BISNIS JELANG PEMILU

MERAUP UNTUNG JUALAN ES DI MUSIM PANAS

BISNIS WARALABA / FRANCHISE

LANGKAH-LANGKAH JITU MEMULAI USAHA PERCETAKAN DARI AWAL

4 ide dari Tanaman Hias jadi Penghasilan Utama