PENGUSAHA OPTIMIS BISNIS DI TAHUN POLITIK KONDISI EKONOMI KONDUSIF

 PENGUSAHA OPTIMIS BISNIS DI TAHUN POLITIK


hal yang paling penting bagi para pengusaha ketika masuk ke tahun politik adalah kepastian. Di sisi lain, pengusaha dinilai membutuhkan kondisi politik yang stabil baik sebelum dan sesudah pemilihan demi menjalankan bisnisnya.
Urusan siapa nanti (Pemilu) yang menang itu nomor dua, yang penting pengusaha dan investor mendapat kepastian.

indikator paling simple untuk mengukur kestabilan politik, potensi konflik, goncangan, adalah kepuasan publik. Jika kepuasan publik terhadap pemerintah menjelang pemilu dalam kondisi buruk yakni di bawah 60 persen, pemilu disebut bakal berjalan kompleks.

saat ini secara psikologis Indonesia memiliki modal yang kuat dalam menghadapi Pemilu di bandingkan 2014. Hal ini karena tingkat kepuasan mencapai 70 persen, yang artinya potensi konflik cukup kecil.


Hal tersebut menunjukan bahwa kondisi ekonomi masyarakat secara umum sedang baik. yang didukung hasil pencapaian pembangunan pemerintah yang merata terutama dalam bidang infrastruktur jalan,jembatan,bendungan,pelabuhan dll. yang mana bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat indonesia.

Dengan banyaknya pembangunan jalan ini membuat transportasi jadi lebih lancar,cepat dan mudah dalam pengiriman barang,jasa,hasil pertanian dan lain sebagainya.

intinya adalah Perut masyarakat kita tidak lapar, jadi kecenderungan konflik akibat politik itu kecil. Yang penting, siapa pun yang menang, kemungkinan besar adalah yang bicara mengenai keberlanjutan.



Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan hal yang sama. Menurut dia, hal terpenting bagi pengusaha adalah stabilitas. Dia mengaku optimis bahwa tahun politik mendatang akan minim konflik, dengan kondisi makroekonomi saat ini yang cukup baik.


“Yang penting bagi pengusaha dan yang ingin kami lihat adalah stabilitas. Jadi kalau ditanya perasaan pengusaha bagaimana, kami cukup optimis, karena kami melihat kondisi makro ekonomi dalam posisi yang baik,” jelas dia. 

Di sisi lain, dia menilai kepuasan publik kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar 70 persen, memberikan signal baik. Ini ditambah dengan visi calon pemimpin baru yang juga inline, dan supportif dengan agenda reformasi sktruktural saat ini. “Dengan kata lain, mereka mau melanjutkan reformasi struktural ini. Kalau kita lihat ekpektsi dari demokrasi ini lebih mature dari pemilu sebelumnya dimana pemilih di Indonesia berada di rentang usia 22-30 tahun,” ungkapnya.

Namun, Shinta mewaspadai adanya kemungkinan calon pemimpin yang menebarkan kebijakan populis, atau pendekatan politik atas nama rakyat yang semata ingin menarik pendukung saja.

 “Dobrakan seperti itu, kita harus berhati-hati, apakah dobrakan itu sesuai untuk membantu dunia usaha atau agar mendapat banyak pendukung?,” ungkapnya.

 Shinta berharap pemimpin kedepannya mampu bekerja lebih keras untuk membawa Indonesia menjadi negara high income sebelum bonus demografi berakhir. Selain itu, tren ekonomi global seperti industri 4.0, digitalisasi ekonomi, dan perubahan iklim juga diharapkan dapat terus digaungkan dan mendukung agenda pertumbuhan dan transformasi ekonomi saat ini.

Bagaimana pendapat kalian .,? semoga bermanfaat dan indonesia terus tumbuh menjadi negara maju.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONVEKSI TOP TIDAK ADA MATINYA

Giat Bisnis Makanan Beku

TOKOH INSPIRATIF PENGUSAHA SUKSES

Kerajinan Tangan Penghasil Uang

PELUANG BISNIS JELANG PEMILU

MERAUP UNTUNG JUALAN ES DI MUSIM PANAS

BISNIS WARALABA / FRANCHISE

LANGKAH-LANGKAH JITU MEMULAI USAHA PERCETAKAN DARI AWAL

4 ide dari Tanaman Hias jadi Penghasilan Utama