LANGKAH-LANGKAH JITU MEMULAI USAHA PERCETAKAN DARI AWAL

 PERHITUNGAN MODAL,LOKASI, DAN PROFIT BISNIS PERCETAKAN

Jika Anda sedang mencari peluang bisnis yang stabil, Anda bisa melirik usaha percetakan. Tidak hanya bisa memberikan keuntungan yang besar dan menjanjikan, usaha satu ini tidak mengenal musim.

Terlebih jika Anda membuka usaha percetakan ini dekat dengan kampus atau daerah perkantoran. Sudah pasti Anda bisa mendapatkan omset besar setiap bulannya. Tertarik untuk mencoba peruntungan Anda di usaha ini?

Jika ya, simak selengkapnya cara memulai usaha percetakan, rincian modal, peralatan, estimasi omset, serta kekurangan dan kelebihannya.

Cara Memulai Usaha Percetakan



Seperti yang disebutkan di atas, usaha percetakan tidak mengenal musim sehingga menjadikan bisnis ini stabil. Selain itu, ada banyak ide untuk memulai bisnis ini, misalnya:

  1. Cutting sticker
  2. Percetakan undangan
  3. Percetakan media promosi seperti bannerpamphlet, dan lainnya
  4. Printing dan/atau sablon baju
  5. Foto copy dan jilid
  6. Dan masih banyak lagi

Itulah beberapa bisnis yang berkaitan dengan usaha percetakan.untuk memulai usaha percetakan tersebut diperlukan langkah-langkah yang harus dipersiapkan yaitu sebagai berikut: 

1. Tentukan Fokus Bidang Percetakan

Dari banyak pilihan di atas, Anda bisa pilih satu bidang percetakan untuk ditekuni. Cara memulai usaha percetakan adalah dengan menentukan fokus bidangnya. Usaha ini memiliki cakupan yang sangat luas.

Setelah Anda sudah menentukan fokus bidangnya, maka Anda bisa dengan mudah menentukan target pasarnya. Misalnya, Anda ingin membuka usaha percetakan di bidang fotocopy dan jilid, maka target pelanggan Anda adalah pelajar atau mahasiswa.


2. Tentukan Lokasi Usaha

Setelah Anda menentukan fokus bidang dan target pasar, maka selanjutnya menentukan lokasi usaha. Hal yang harus diperhatikan dalam membuka usaha percetakan adalah menentukan target pasarnya.

Jika Anda memutuskan target pasarnya adalah pelajar atau mahasiswa, maka cara memulai usaha percetakan selanjutnya adalah menentukan lokasi usaha. Anda bisa membuka usaha di sekitar area kampus atau sekolah.




3. Siapkan Modal dan Tentukan Harga Jual

Cara memulai usaha percetakan selanjutnya adalah dengan menyiapkan modal dan menentukan harga jualnya. Umumnya, modal yang harus Anda keluarkan untuk membuka usaha ini minimal Rp10 jutaan hingga Rp200 jutaan lebih.


Estimasi angka ini bisa saja berubah tergantung pada jenis dan kualitas barang yang Anda gunakan. Umumnya, paket usaha percetakan rumahan bisa lebih murah. Namun harga tersebut belum termasuk peralatan yang dibutuhkan.

Kemudian jangan lupa menentukan harga jualnya. Hal yang harus diperhatikan dalam membuka usaha percetakan adalah mengetahui harga jual kompetitor. Artinya, jika kompetitor mematok harga untuk selembar fotocopy Rp200, maka Anda bisa memberikan harga lebih rendah. Misalnya Rp180 per lembarnya.

Hal ini tentunya bisa disesuaikan dengan kebijakan Anda dalam menjalankan usaha. Bisa memberikan harga lebih tinggi atau lebih rendah. Namun tetap perhatikan kebutuhan pelanggan.

4. Promosi

Satu lagi cara memulai usaha percetakan adalah promosi. Ketika Anda sudah melakukan cara-cara di atas, Anda harus tetap mempromosikan usaha ini. Bisa dengan menggunakan cara online atau offline.



Hal yang harus diperhatikan dalam membuka usaha percetakan adalah penyampaian informasinya. Terlepas dari cara promosi yang Anda gunakan, pastikan informasi mengenai usaha Anda sampai atau diketahui oleh target pelanggan Anda.

Estimasi Rincian Modal Usaha Percetakan dan Profitnya



Mengenai usaha percetakan kita harus mempersiapkan perlengkapan yang harus kita penuhi untuk menunjang usaha kita yang diantaranya sebagai berikut :

Berikut estimasi rincian modal usaha percetakan yang harus Anda keluarkan:

  • Mesin fotocopy: Rp15 juta
  • Etalase untuk menaruh barang jualan lainnya: Rp2 juta
  • Alat pemotong kertas: Rp500 ribu
  • Alat jilid press: Rp2 juta
  • Stok barang selama satu bulan: Rp5 juta
  • Sewa tempat: Rp800 ribu
  • Listrik dan lain-lain: Rp250 ribu
  • Komputer: Rp5 juta
  • Printer: Rp800 ribu
  • Mesin laminating: Rp1.5 juta
  • Tinta untuk fotocopy selama satu bulan: Rp1 juta

Dari rincian biaya di atas, maka modal usaha percetakan yang harus Anda keluarkan adalah sebesar Rp33.850.000,00. Angka tersebut bisa berkurang dan bertambah tergantung kualitas produk yang Anda gunakan.

Dari estimasi biaya diatas, belum termasuk dengan gaji karyawan jika Anda memerlukannya, CD software untuk desain,gunting,steples,lakban hitam untuk jilid,penggaris,cutter dan lainnya, hingga biaya tak terduga lainnya.

Jika Anda menginginkan modal yang lebih rendah, Anda bisa memilih beberapa paket usaha percetakan rumahan. Umumnya, modal yang dikeluarkan berkisar  Rp10 jutaan. Namun belum termasuk dengan mesin dan biaya operasional lainnya.

 Salah satu kelebihan membuka usaha percetakan apalagi fotocopy adalah Anda bisa menjual berbagai macam ATK (alat tulis kantor), dan menerima jasa lainnya.

Sehingga bisa menambah pendapatan Anda selama satu bulan. Meskipun harga jualnya tidak terlalu tinggi, Anda bisa tetap balik modal dalam beberapa bulan.

Berikut perhitungan estimasi profit yang didapatkan dalam menjalankan usaha percetakan :

Katakanlah, dalam sehari Anda berhasil meraup keuntungan Rp500.000,00 dari hasil fotocopy, jasa print, penjualan ATK, dan lainnya. Maka dalam sebulan Anda bisa mendapatkan omset sebesar:

Rp500.000,00 x 30 hari = Rp15.000.000,00

Jika dikalikan dalam satu tahun, maka Anda akan mendapatkan omset sebesar:

Rp15.000.000,00 x 12 bulan = Rp180.000.000,00

Dalam jangka waktu satu tahun Anda sudah bisa mendapatkan omset senilai Rp180.000.000,00. Estimasi angka tersebut berlaku jika pemasukan yang didapatkan setiap harinya stabil dan tidak berkurang.

Bagaimana sobat berdaya sukses cukup menggiurkan bukan bisnis ini..?tapi semua butuh ketekunan dan keuletan serta mental tangguh dalam wirausaha.



Kekurangan dan Kelebihan Membuka Usaha Percetakan



Semua bidang usaha terkadang tak seindah perkalian dan penjumlahan dalam kalkulator matematika kita. Jadi pelajari dulu apa saja kekurangan dan kelebihan membuka usaha percetakan. Adalah hal yang wajar dalam sebuah usaha ada plus dan minusnya. Tentunya dari beberapa hal tersebut harus menjadi bahan pertimbangan Anda dalam membuka usaha.

Hal-hal apasajakah yang menjadi point perhatian sebelum menjalankan usaha percetakan, kekurangan dan kelebihan yang harus Anda perhatikan:

Kekurangan Membuka Usaha Percetakan

1. Modal Usaha yang Tidak Sedikit

Dalam hal modal memang cukup lumayan akan tetapi tergantung kita melihat dari sudut pandangnya.karena bagi usaha mikro modal adalah hal cukup berat, berbeda halnya dengan pengusaha menengah bahkan makro yang mana modal adalah hal yang biasa saja.Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa, estimasi modal yang harus dikeluarkan berkisar Rp10 jutaan hingga Rp200 jutaan. Angka tersebut tergantung pada jenis dan kualitas mesin yang Anda gunakan.


Namun umumnya, harga mesin untuk usaha percetakan cenderung mahal dan bisa mencapai puluhan juta. Belum lagi ditambah dengan biaya operasional lainnya. Hal ini menjadi salah satu kekurangan yang harus Anda perhatikan.

2. Kesulitan Mendapatkan Pelanggan

Kekurangan dalam membuka usaha percetakan selanjutnya adalah kesulitan mendapatkan pelanggan. Hal ini bisa saja terjadi jika Anda membuka usaha di lokasi yang salah.


Maka dari itu, salah satu hal yang harus diperhatikan dalam membuka usaha percetakan adalah lokasi strategis. Lokasi dengan padat penduduk belum tentu bisa mendatangkan pelanggan.

Mengapa? Hal ini bisa saja terjadi karena sebagian besar masyarakat di lokasi tersebut tidak membutuhkan adanya jasa percetakan. Ada baiknya jika Anda melakukan analisis terlebih dulu sebelum menentukan lokasi usaha.

3. Kerusakan mesin foto copy


Kekurangan lainnya yang harus Anda pertimbangkan adalah kerusakan alat. Ada kalanya dimana saat kita terlalu memaksa mesin untuk bekerja keras tanpa istirahat bisa menyebabkan overheatingHal ini bisa saja pemicu kerusakan pada alat jika tidak diperhatikan.

Jika alat yang Anda gunakan sudah rusak, maka hal ini bisa memberikan efek domino. Kegiatan operasional Anda terganggu, sehingga berkurangnya pemasukan. Bahkan Anda bisa mengeluarkan biaya lebih untuk perbaikan alat percetakan tersebut.


Kelebihan Membuka Usaha Percetakan

1. Kebutuhan yang Terus Menerus

Kelebihan dalam membuka usaha percetakan yang harus dipertimbangkan adalah kebutuhan yang terus menerus. Terutama untuk para pengusaha atau pebisnis yang masih menggunakan media cetak untuk menyebarkan informasi.


Mulai dari brosur, flyer, spanduk, poster, baliho, dan masih banyak lagi. Apalagi jika Anda membuka usaha percetakan undangan pernikahan. Dalam sekali pesan bisa mencapai ratusan bahkan ribuan undangan.Belum lagi klo ada musim pemilu peluang naikan omset sangat besar sekali.

2. Efisien

Salah satu tujuan dari adanya usaha percetakan adalah memudahkan pekerjaan manual sehingga menjadi lebih efisien.


sebagai contoh anak pelajar ga harus capek menulis sendiri dibuku tapi bisa langsung fotocopy dan dijilid,hasil lebih rapi ,cepat selesai.jadi siswa bisa mengerjakan hal lain seperti belajar kerajinan atau keterampilan yang lain.Kelebihan ini harus Anda pertimbangkan sebab usaha ini masih banyak dicari dan dibutuhkan.

3. Tidak Sepi Pengunjung

Satu lagi kelebihan dalam membuka usaha percetakan yang bisa Anda pertimbangkan adalah tidak sepi pengunjung.


Terutama jika Anda membuka usaha di lokasi strategis. Umumnya, percetakan akan selalu dicari pada event tertentu. Terutama bagi mereka yang mengadakan event besar-besaran.


Nah, sekarang sobat BS (berdaya sukses) sudah punya gambaran seperti apa bergelut menjadi pengusaha bisnis percetakan.semoga bermanfaat dan tetap semangat.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONVEKSI TOP TIDAK ADA MATINYA

Giat Bisnis Makanan Beku

TOKOH INSPIRATIF PENGUSAHA SUKSES

Kerajinan Tangan Penghasil Uang

PELUANG BISNIS JELANG PEMILU

MERAUP UNTUNG JUALAN ES DI MUSIM PANAS

BISNIS WARALABA / FRANCHISE

4 ide dari Tanaman Hias jadi Penghasilan Utama