KONVEKSI TOP TIDAK ADA MATINYA
KONVEKSI MASUK SEMUA SEGMEN PASAR DARI ANAK-ANAK, REMAJA, DAN ORANG TUA
Sebagai masyarakat pada umumnya kita wajib memenuhi kebutuhan dasar pokok
yaitu PAPAN,SANDANG,PANGAN. semua manusia dari anak-anak sampai orang tua sangat
membutuhkan pakaian, yang mana setiap individu tidak cukup satu atau dua pakaian saja
dan bahkan ada yang suka selalu beli pakaian ketika ada tren atau bahkan pasti beli pakaian
baru dikala moment hari besar keagamaan sebagai contoh hari raya idul fitri.
Dari sini kita sebagai pengusaha harus jeli memanfaatkan peluang bisnis, dimana kali ini
masalah kebutuhan pokok masyarakat berupa SANDANG/pakaian.
Dalam hal ini usaha konveksi sangat berperan penting dalam pembuatan pakaian. usaha
konveksi adalah jenis usaha yang menawarkan jasa produksi pakaian dalam jumlah besar
dengan model sesuai permintaan pemesan.
Produk yang biasa dihasilkan dalam bisnis konveksi adalah kemeja, seragam, kaos, jaket,
dan sejenisnya.Peluang usaha konveksi sangat terbuka lebar, sebab permintaan pasar
semakin tinggi. Banyak komunitas atau instansi yang membutuhkan pakaian dinas atau
seragam khusus untuk para anggotanya.
Tak hanya itu, usaha konveksi juga dibutuhkan dari waktu ke waktu, mengingat pakaian sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Apalagi dunia fashion selalu mengalami perkembangan tren dan fungsi. Sehingga dapat dikatakan bahwa peluang usaha konveksi menjanjikan dan tidak ada matinya.
Berapa Banyak Modal Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis Konveksi
Mesin obras
Mesin jahit
Mesin rantai
Mesin Overdeck
Mesin Steam
Mesin potong
Meja potong
Biaya peralatan listrik
Gaji Karyawan (2 penjahit)
Total
Rp6,5 juta
Rp2,5 juta
Rp5,5 juta
Rp16 juta
Rp1,2 juta
Rp1,2 juta
Rp400 ribu
Rp500 ribu
Rp3 juta
Rp39.300.000
Jadi estimasi modal usaha konveksi sebesar Rp39.300.000
Setelah mengetahui peluang dan besaran modal yang dibutuhkan dalam usaha konveksi, mungkin Anda tertarik menjadi pengusaha konveksi. Agar usaha konveksi Anda sukses, yuk ketahui cara memulai bisnis konveksi, yaitu antara lain:
1. Tentukan Bentuk Bisnis, B2C atau B2B
Cara memulai bisnis konveksi pertama dengan menetapkan bentuk bisnis terlebih dahulu. Bentuk bisnis terdiri dari B2C dan B2B. Bentuk bisnis B2B (Business to Business) adalah model bisnis yang dijalankan antar pelaku bisnis. Sedangkan B2C (Business to Customer) merupakan usaha yang dilakukan dari pelaku bisnis langsung ke pelanggan.
Dalam hal ini, coba untuk menentukan bentuk usaha konveksi. Apakah Anda akan menjual produk ke bisnis lainnya atau konsumen langsung.
2. Pilih Produk Terbaik untuk Dibuat
Langkah berikutnya adalah tentukan produk terbaik untuk dibuat. Hal ini dapat Anda ketahui dengan melakukan riset ke konsumen yang ingin ditarget. Selain riset konsumen, Anda juga bisa meneliti tren di media sosial. Saat ini, banyak usaha konveksi membuat produk berdasarkan tren dan laris manis. Sehingga, tidak ada salahnya Anda juga mengikuti jejak mereka.
3. Riset Supplier Bahan Terbaik
Melakukan riset supplier bahan terbaik adalah cara memulai bisnis konveksi berikutnya.
Setelah menentukan produk, Anda perlu mencari supplier penyedia bahan sesuai produk
Anda. Selain dari segi kualitas, Anda juga perlu mempertimbangkan pemilihan supplier dari
segi harga. Jika bahan-bahan dari supplier harganya terlalu tinggi, harga produk juga bisa
bertambah, dan profit Anda akan semakin tipis.
untuk mendirikan bisnis ini, coba untuk mencari lokasi produksi. Anda tidak perlu mencari
lokasi sangat besar dan mahal. Sesuaikan saja dengan jumlah produksi, mesin, dan tenaga
kerja yang ingin Anda gunakan.
Agar ekspansi usaha konveksi Anda semakin meluas, mulailah untuk membangun brand di
media sosial. Seperti yang diketahui, media sosial sangat berguna untuk memasarkan suatu
produk atau layanan. Dengan memanfaatkan media sosial untuk usaha konveksi, maka
banyak orang semakin mengenal brand Anda.
6. Punya Satu Outlet Offline Bagus
Memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, Youtube, dan Tiktok saja sudah
cukup untuk memposting foto/video produk.
Akan tetapi agar menjangkau konsumen lokal, sebaiknya Anda juga punya satu outlet offline
di rumah. Selain mendatangkan konsumen dari sekitar rumah, outlet offline dapat menjadi
bahan promosi untuk diekspos di media sosial.
Itulah panduan tentang cara memulai bisnis konveksi yang bisa Anda praktikkan langsung di rumah. Sekarang setelah tahu apa itu bisnis konveksi dan sebesar apa peluangnya, Anda tidak perlu ragu lagi menjadikan usaha ini salah satu alternatif bisnis menguntungkan.
Tetap semangat dan sukses selalu sobat BS(berdaya sukses)
Komentar
Posting Komentar